Rabu, 22 Februari 2012

lingkungan sekolah yang nyaman


Lingkungan Pekarangan Sekolah yang Nyaman
Bagi para siswa, tentunya kegiatan belajar mengajar memerlukan lingkungan pekarangan sekolah yang nyaman, bersih, dan cukup pepohnnan. Tidak itu saja, bagi para siswa lingkungan dengan taman bermain yang tercukupi akan membuat tumbuh kembang anak menjadi baik dan menyenangkan. Hal ini juga sesuai dengan dasar-dasar pendidikan yang memang dibutuhkan oleh siswa. Bukankah lebih baik bermain-main sambil belajar, daripada belajar sambil main-main?


Apa saja syarat-syarat lingkungan sekolah yang nyaman?
1. Lapangan bermain
Fasilitas lapangan bermain adalah sesuatu hal yang sangat penting bagi kegiatan belajar mengajar di sekolah, khususnya yang berhubungan dengan ketangkasan dan pendidikan jasmani. Selain itu lapangan bermain juga dapat digunakan untuk kegiatan bermain siswa, kegiatan upacara/apel pagi, dan kegiatan perayaan/pentas seni yang memerlukan tempat yang luas.
2. Pepohonan rindang
Semakin pesatnya pertumbuhan sebuah daerah menyebabkan pepohonan rindang habis ditebangi untuk dijadikan bangunan, terlebih jika harga tanah ikut melonjak naik. Inilah yang menjadikan jumlah oksigen berkurang. Oksigen adalah salah satu pendukung kecerdasan anak. Kadar oksigen yang sedikit pada manusia akan menyebabkan suplai darah ke otak menjadi lambat, padahal nutrisi yang kita makan sehari-hari disampaikan oleh darah ke seluruh tubuh kita. Karena itulah dibutuhkan banyaknya pohon rindang di lingkungan pekarangan sekolah dan lingkungan sekitar sekolah.
3. Sistem sanitasi dan sumur resapan air
Sistem sanitasi yang baik adalah syarat terpenting sebuah lingkungan layak untuk ditinggali. Dengan sistem sanitasi yang bersih, maka seluruh warga sekolah akan dapat lebih tenang dalam mengadakan proses belajar mengajar. Selain itu diperlukan juga sistem sumur resapan air untuk mengaliri air hujan agar tidak menjadi genangan air yang dapat menjadikan kotor lingkungan sekolah, atau bahkan membahayakan apabila didiami oleh jentik-jentik nyamuk.
4. Tempat pembuangan sampah
Sampah adalah salah satu musuh utama yang mempengaruhi kemajuan suatu peradaban. Semakin bersih suatu tempat, maka semakin beradab pula orang-orang di tempat itu. Terbukti dari kesadaran penduduk-penduduk di negara maju yang sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dalam masalah sampah di sekolah, perlunya ditumbuhkan kesadaran bagi seluruh warga sekolah untuk turut menjaga lingkungan. Caranya adalah dengan menyediakan tempat pembuangan sampah berupa tong-tong sampah dan tempat pengumpulan sampah akhir di sekolah, dan memberikan contoh kepada siswa untuk selalu membuang sampah pada tempatnya.

Sabtu, 28 Januari 2012

Penjualan Jepit Rambut berbahan Sampah Plastik Hingga Jasa Pembuatan Lubang Resapan Biopori dan Pembersihan Taman Kelas
Malang.Hari kedua pelaksanaan workshop ecopreneurship yang diselengggarakan oleh Tunas Hijau bersama SMPN 5 Kepanjen Kabupaten Malang dan Eco Mobile Coca-Cola diisi dengan berbagai praktek wirausaha ramah lingkungan.Masing-masing kelompok mencoba untuk menerapkan berbagai Perencanaan Usaha Ramah Lingkungan yang telah disusun pada pelaksanaan workshop pada hari sebelumnya.  

Dalam workshop ini ada dua kelompok berbeda,kelompok yang diketuai oleh nafi'ah dan kelompok yang diketuai oleh ahmad chusairi.Kelompok nafi'ah menjelaskan pentingnya lubang resapan air dan pentingnya merawat keindahan taman serta menawarkan jasa pembuatan lubang resapan biopori dan membersihkan taman kelas.Berbeda dengan kelompok nafi'ah,kelompok ahmad chusairi fokus pada bidang penjualan produk yang berbahan dasar barang-barang tidak terpakai.Dan menghasilkan beberapa produk seperti jepit rambut,bandana,dan aneka pot bunga.Kegiatan penawaran jasa tersebut melatih siswa supaya mampu untuk berwirausaha sendiri.


Sementara itu,selama dua hari pelaksanaan workshop juga diisi dengan aneka kegiatan diantaranya permainan ular tangga lingkungan hidup serta mobil edukasi lingkungan hidup Eco Mobile Coca-Cola dan Tunas Hijau.Berbagai fasilitas pendidika lingkungan hidup yang diusung mobil ini diantaranya perpustakaan lingkungan hidup.Pembangkit Listrik Tenag surya dan Mini Theater mampu menjadi daya tarik bagi siswa untuk belajar tentang pelestarian lingkungan hidup.